Kamis, 30 Juni 2011

SAP Gizi Seimbang Ibu Hamil

SATUAN ACARA PENYULUHAN
GIZI SEIMBANG IBU HAMIL


Judul                         :     Gizi Seimbang  Ibu Hamil      
Hari/tanggal               :    
Tempat                      :     Poliklinik Kebidanan ...
Lama                         :     30 menit
Penyaji                      :     Mahasiswa STIKES MB Program Profesi Ners B
Audiens                     :     Keluarga / klien di Poliklinik Kebidanan

  1. Tujuan Instruksional Umum
Setelah mengikuti penyuluhan tentang gizi seimbang ibu hamil selama 30 menit keluarga dan klien memahami tentang pentingnya gizi yang baik bagi ibu hamil.

  1. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti penuluhan diharapkan keluarga dank klien mampu:
1.      Menjelaskan pengertian gizi seimbang ibu hamil
2.      Menguraikan manfaat makanan yang bergizi bagi ibu hamil
3.      Menyebutkan akibat bila ibu hamil kekurangan gizi.
4.      Menyebutkan makanan yang baik untuk ibu hamil
5.      Menyebutkan jenis makanan yang bergizi.

C.     Sasaran

Adapun sasaran dari penyuluhan ini ditujukan khususnya kepada klien dan keluarga klien di Poliklinik Kebidanan RSUD Ulin Banjarmasin

  1. Materi  (terlampir)

1.        Pengertian gizi seimbang ibu hamil

2.        Manfaat makanan yang bergizi bagi ibu hamil

3.        Akibat bila ibu hamil kekurangan gizi

4.        Makanan yang baik untuk ibu hamil

5.        Jenis makanan yang bergizi


E.     Alat Bantu :

Menggunakan alat bantu Laptop, LCD



  1. Metode
1.      Ceramah dan tanya jawab.
2.      Leaflet.

  1. Kegiatan Penyuluhan
NO
WAKTU
KEGIATAN PENYULUHAN
KEGIATAN PESERTA
1.
5 menit
Pembukaan :
1.     Mengucapkan salam.
2.     Menjelaskan nama dan akademi
3.     Menjelaskan tujuan penyuluhan
4.     Menyebutkan materi yang diberikan.
5.     Menanyakan kesiapan peserta

·   Menjawab salam
·   Mendengarkan
·   Mendengarkan
2.
10 menit
Pelaksanaan :
1.     Penyampaian materi
  1. Menjelaskan pengertian gizi seimbang ibu hamil
  2. Menguraikan manfaat makanan yang bergizi bagi ibu hamil
  3. Menyebutkan akibat bila ibu hamil kekurangan gizi.
  4. Menyebutkan makanan yang baik untuk ibu hamil
e.       Menyebutkan jenis makanan yang bergizi
2.     Tanya jawab
a.  Memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya

·   Mendengarkan






·   Bertanya
3.
10 menit
Evaluasi:
1.     Menanyakan kembali hal-hal yang sudah dijelaskan mengenai gizi seimbang ibu hamil
2.     Meminta CI dan CT untuk memberikan masukan dan saran pada penyuluhan yang sudah dilakukan


·   Menjawab
·   Menjelaskan
·   Memperhatikan
4.
5 menit
Penutup :
1.     Menutup pertemuan dengan menyimpulkan materi yang telah dibahas
2.     Memberikan salam penutup

·   Mendengarkan
·   Menjawab salam


  1. Evaluasi :
1.      Peserta mampu mengulangi penjelasan yang telah disampaikan oleh perawat
2.      Peserta mampu menjawab pertanyaan yang diajukan perawat
3.      Penilaian

  1. Pengorganisasian
1.     Penyaji                                           :
2.     Moderator                                     :
3.     Fasilitator                                       :
4.     Notulen/Observer                           :
5.     Pembimbing Lahan Praktek            :
6.     Pembimbing Akademik                   :









MATERI PENYULUHAN

GIZI SEIMBANG BAGI IBU HAMIL

A. PENGERTIAN

Gizi seimbang ibu hamil adalah makanan yang mengandung zat tenaga, zat pembangun dan zat pengatur dalam susunan yang seimbang dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan gizi ibu hamil

B. MANFAAT

Manfaat makanan bergizi bagi ibu hamil sagat penting untuk:
1.      Menjaga kesehatan ibu hamil
2.      Menjaga kesehatan janin yang ada dalam kandungan
3.      Persiapan untuk menghadapi persalinan

C. AKIBAT BILA IBU HAMIL KEKURANGAN GIZI

1.      Pengaruh bagi ibu hamil:
a.       Ibu lemah dan kurang nafsu makan
b.      Perdarahan dalam masa kehamilan
c.       Kemungkinan terjadi infeksi tinggi
d.      Anemia/kurang darah
2.      Pengaruh waktu persalinan:
a.       Persalinan sulit dan lama
b.      Persalinan sebelum waktunya (prematur)
c.       Perdarahan setelah persalinan
3.      Pengaruh pada janin:
a.       Keguguran
b.      Bayi lahir mati
c.       Cacat bawaan
d.      Anemia pada bayi
e.       Berat badan lahir rendah








D. MAKANAN YANG BAIK BAGI IBU HAMIL

1.      Makanan terdiri dari nasi, lauk dan sayur serta buah – buahan.
2.      Makan lebih banyak dari biasanya oleh karena diperlukan bagi bayi yang dikandungnya.
3.      Hindari pantangan makanan, kecuali atas petunjuk dokter.
4.      Bila nafsu makan berkurang :
a.       Makan dengan porsi kecil tapi sering.
b.      Makanan dibuat berganti – ganti.
c.       Memilih makanan yang paling disukai.
5.      Tips untuk mencegah mual muntah :
a.       Menghindari makanan berbau tajam, asap rokok atau parfum yang berbau menyengat yang dapat menjadi pemicu mual muntah.
b.      Beberapa suplemen makanan dapat membantu mengurangi mual muntah seperti minuman jahe atau vitamin B6.
c.       Makanlan makanan yang diinginkan ketika tubuh mampu menerimanya.
d.      Jangan segera berbaring setelah makan, sebaiknya duduk tegak selama beberapa saat agar tidak kembung atau mual.
e.       Hindari banyak minum saat makan, tunggulah 30 menit setelah makan baru minum air. Di luar waktu makan Anda diharapkan untuk minum lebih banyak.
f.        Makanlah dalam porsi yang sedikit namun sering (tiap 2-3 jam) untuk menghindari mual tanpa beresiko kekurangan gizi.
g.       Pola makan yang lengkap dan seimbang.
h.       Istirahat yang cukup.
i.         Konsultasi ke dokter kandungan Anda jika mual muntah masih berlanjut.

E. JENIS MAKANAN YANG BERGIZI


  1. Zat tenaga
Makanan yang mengandung zat tenaga antara lain: beras, mie, kentang, singkong, jagung, roti dan sagu.
  1. Zat pembangun
Makanan yang mengandung zat pembangun atara lain: tempe, tahu, ikan asin, udang, telur, ayam, daging, hati, kacang hijau dll.
  1. Zat pengatur
Makanan yang mengandung zat pengatur antara lain: kangkung, daun singkong, bayam, sawi hijau, kacang panjang, jeruk, pepaya, nanas, nangka, mangga dll.




F.     ZAT MAKANAN YANG DIPERLUKAN SAAT IBU SEDANG HAMIL

1.      Karbohidrat / kalori
Seorang wanita selama kehamilan memiliki kebutuhan energi yang meningkat. Energi ini digunakan untuk pertumbuhan janin, pembentukan plasenta, pembuluh darah, dan jaringan yang baru. Selain itu, tambahan kalori dibutuhkan sebagai tenaga untuk proses metabolisme jaringan baru. Namun dengan adanya pertambahan kebutuhan kalori ini tidak lantas menjadikan ibu terlalu banyak makan. Tubuh ibu memerlukan sekitar 80.000 tambahan kalori pada kehamilan. Dari jumlah tersebut, berarti setiap harinya sekitar 300 tambahan kalori dibutuhkan ibu hamil. Memang cukup sulit untuk mengetahui berapa kalori yang telah dikonsumsi setiap harinya. Untuk jangka pendek, gunakanlah rasa lapar ibu sebagai panduan kebutuhan kalori. Monitorlah berat badan  untuk membantu menilai apakah ibu mengkonsumsi makanan sejumlah kalori yang tepat. Mungkin saja anda membutuhkan bantuan dokter ataupun ahli gizi untuk membantu ibu dalam mencukupi kebutuhan kalori selama kehamilan. Kalori dapat Anda dapatkan dengan mengkonsumsi kacang-kacangan, buah, sereal, beras merah, sayur, kentang

2.      Protein

Ibu hamil membutuhkan protein lebih banyak selama kehamilan dibandingkan waktu-waktu lain di seluruh hidup anda. Hal ini dikarenakan protein diperlukan untuk pertumbuhan jaringan pada janin. Ibu hamil membutuhkan sekitar 75 gram protein setiap harinya, lebih banyak 25 gram dibandingkan yang lain. Menambahkan protein ke dalam makanan merupakan cara yang efektif untuk menambah kalori sekaligus memenuhi kebutuhan protein. Produk hewani seperti daging, ikan, telur, susu, keju, dan hasil laut merupakan sumber protein. Selain itu protein juga bisa didapat dari tumbuh-tumbuhan seperti kacang-kacangan, biji-bijian, tempe, tahu, oncom, dan

3.      Asam Folat
Asam Folat merupakan vitamin B yang memegang peranan penting dalam perkembangan embrio.  Folat juga membantu mencegah neural tube defect, yaitu cacat pada otak dan tulang belakang. Kekurangan folat juga dapat meningkatkan kehamilan kurang umur (prematur), bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR), dan pertumbuhan janin yang kurang. Sebenarnya, asam folat sangat diperlukan terutama sebelum kehamilan dan pada awal kehamilan. Namun, ibu hamil tetap harus melanjutkan konsumsi folat. 0.4 mg folat disarankan untuk ibu hamil. Folat dapat didapatkan dari suplementasi asam folat. Sayuran berwarna hijau (seperti bayam, asparagus), jus jeruk, buncis, kacang-kacangan dan roti gandum merupakan sumber alami yang mengandung folat.

4.      Zat Besi
Zat besi dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin, yaitu protein di sel darah merah yang berperan membawa oksigen ke jaringan tubuh. Selama kehamilan, volume darah bertambah untuk menampung perubahan pada tubuh ibu dan pasokan darah bayi. Hal ini menyebabkan kebutuhan zat besi bertambah sekitar dua kali lipat. Jika kebutuhan zat besi tidak tercukupi, ibu hamil akan mudah lelah dan rentan infeksi. Risiko melahirkan bayi tidak cukup umur dan bayi dengan berat badan lahir rendah juga lebih tinggi. Kebutuhan zat besi bagi ibu hamil yaitu sekitar 30 mg sehari. Selain dari suplemen, zat besi bisa didapatkan secara alami dari daging merah, ikan, unggas, sereal sarapan yang telah difortifikasi zat besi, dan kacang-kacangan.

5.      Seng (Zinc)
Dari beberapa studi dilaporkan bahwa ibu hamil yang memiliki kadar zar seng rendah dalam makanannya berisiko melahirkan prematur dan melahirkan bayi dengan berat lahir rendah. Sedangkan uji klinis suplementasi zat seng tidak didapatkan kejelasan mengenai keuntungan mengkonsumsi seng dalam jumlah yang lebih tinggi. Namun mengkonsumsi zat seng dalam jumlah cukup bagi merupakan langkah antisipatif yang dapat dilakukan. Zat seng dapat ditemukan secara alami pada daging merah, gandum utuh, kacang-kacangan, polong-polongan, dan beberapa sereal sarapan yang telah difortifikasi. Pada umumnya, wanita tidak membutuhkan tambahan suplemen. Namun anda dapat mengkonsumsi suplemen (sekitar 25 mg zat seng sehari) jika anda dalam kondisi yang kurang sehat.

6.      Kalsium
Janin mengumpulkan kalsium dari ibunya sekitar 25 sampai 30 mg sehari. Paling banyak ketika trimester ketiga kehamilan. Ibu hamil dan bayi membutuhkan kalsium untuk menguatkan tulang dan gigi. Selain itu, kalsium juga digunakan untuk membantu pembuluh darah berkontraksi dan berdilatasi. Kalsium juga diperlukan untuk mengantarkan sinyal saraf, kontraksi otot, dan sekresi hormon. Jika kebutuhan kalsium tidak tercukupi dari makanan, kalsium yang dibutuhkan bayi akan diambil dari tulang ibu. Kebutuhan kalsium ibu hamil adalah sekitar 1200 mg per hari. Sumber kalsium dari makanan diantaranya produk susu seperti susu, keju, yogurt. Selain itu ikan teri juga merupakan sumber kalsium yang baik.

7.      Vitamin C
Vitamin C yang dibutuhkan janin tergantung dari asupan makanan ibunya. Vitamin C merupakan antioksidan yang melindungi jaringan dari kerusakan dan dibutuhkan untuk membentuk kolagen dan menghantarkan sinyal kimia di otak. Wanita hamil setiap harinya disarankan mengkonsumsi 85 mg vitamin C per hari. Anda dapat dengan mudah mendapatkan vitamin C dari makanan seperti tomat, jeruk, strawberry, jambu biji, dan brokoli. Makanan yang kaya vitamin C juga membantu penyerapan zat besi dalam tubuh.

8.      Vitamin A
Vitamin A memegang peranan penting dalam fungsi tubuh, termasuk fungsi penglihatan, imunitas, serta pertumbuhan dan perkembangan embrio. Kekurangan vitamin A dapat mengakibatkan kelahiran prematur dan bayi berat lahir rendah. Vitamin A dapat ditemukan pada buah-buahan dan sayuran berwarna hijau atau kuning, mentega, susu, kuning telur, dan lainnya.

G.    MAKANAN/MINUMAN/OBAT DAN KEBIASAAN YANG PERLU DIHINDARI SAAT IBU SEDANG HAMIL
  1. Saat ini merupakan momentum paling tepat untuk menghentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok dan  alkohol. Merokok mengganggu penyerapan dari vitamin B dan C serta asam folat, menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah, peningkatan risiko keguguran, dan kematian bayi segera setelah melahirkan. Perokok pasif juga memiliki efek yang sama dengan yang aktif. Saat sedang hamil, mintalah agar orang sekitar untuk tidak merokok di dekat Anda. Minum-minuman keras dapat menyebabkan Fetal Alcohol Syndrome
  2. Sebaiknya hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas. Aspirin dapat menyebabkan perdarahan dan perubahan di dalam fungsi pembekuan darah . Hentikan konsumsi obat isotretinoin. Isotretinoin adalah turunan dari vitamin A yang banyak dipakai untuk mengobati jerawat. Konsumsi isotretinoin dapat menyebabkan kecacatan seperti sumbing palatum, gangguan jantung, dll. Obat ini juga dapat menyebabkan keguguran. Namun untuk obat rutin yang diminum (obat untuk tekanan darah tinggi, obat diabetes) sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum menghentikannya
  3. Kafein sebaiknya dihindari pada wanita hamil. Kafein sendiri dapat masuk ke saluran pencernaan janin yang masih belum sempurna. Beberapa penelitian membuktikan bahwa konsumsi kafein berlebih pada wanita hamil dapat menyebabkan kecacatan janin, persalinan prematur,dan meningkatkan risiko untuk bayi lahir dengan berat badan rendah
  4. Hindari polutan seperti merkuri (ikan yang terkontaminasi), pestisida (DDT, heptaklor, klordane), timbal (bensin, pengawet kayu, bahan bangunan cat), dan polychlorinated biphenyl atau PCB ( campuran senyawa kimia, terdapat di ikan yang terkontaminasi).
  5. Beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak Ibu konsumsi adalah :
a.       Hati dan produk hati. Mengandung vitamin A dosis tinggi yang bersifat teratogenik (menyebabkan cacat pada janin)
b.      Makanan mentah atau setengah matang karena risiko toksoplasma (seafood, daging)
c.       Ikan yang mengandung metilmerkuri dalam kadar tinggi seperti hiu, marlin, yang dapat mengganggu sistim saraf janin
d.      Kafein yang terkandung dalam kopi, teh, coklat, kola dibatasi 200 mg per hari. Efek yang dapat terjadi diantaranya adalah insomnia (sulit tidur), refluks, dan frekuensi berkemih yang meningkat
e.       Vitamin A dalam dosis > 20.000 – 50.000 IU/hari dapat menyebabkan kelainan bawaan
f.        Susu atau produk susu yang tidak dipasteurisasi
g.       Telur mentah atau makanan yang mengandung telur mentah
h.       Keju lunak seperti brie, camembert, feta, roquefort
  1. Toksoplasmosis juga dapat melekat pada kotoran kucing. Sebaiknya Ibu meminta orang lain untuk membersihkan kotoran kucing selama Ibu sedang hamil. Pastikan Ibu memasak matang semua makanan, mencuci sayur dan buah sampai bersih, menghindari kotoran kucing, dan memakai sarung tangan apabila akan bekerja dengan tanah.





DAFTAR RUJUKAN












Tidak ada komentar:

Poskan Komentar