Rabu, 01 Januari 2014

PERAWATAN WSD

PERAWATAN WSD
  1. MENGKAJI KUALITAS, FREKUENSI, KEDALAMAN NAPAS ( SESAK NAPAS, NYERI SAAT BERNAPAS )
  2. MEMBARINGKAN KLIEN DALAM POSISI YANG NYAMAN & AMAN
  3. MENGOBSERVASI TTV & RE EKSPANSI PARU ( ANAMNESA, IPPA & RADIOLOGI ) SETIAP HARI  à  S O A P
  4. MEMBERIKAN DIET YANG ADEKUAT  ( TKTP )
  5. MENJAGA PERSONAL HYGIENE & LINGKUNGAN
  6. KOLABORASI MEDIS UNTUK PEMBERIAN OBAT ANTIBIOTIKA
  7. DRESSING WSD SETIAP HARI :
-          Piksasi selang dengan kuat kedinding dada dengan hipapix
-          Observasi tanda-tanda infeksi luka pada tempat insersi selang
-          Perhatikan kondisi benang jahitan, apakah masih melekat pada kulit dengan baik, lakukan hecting ulang bila perlu (nekrotik)
-          K/P lakukan pencucian rongga pleura dengan memasukkan NaCl melalui selang, kemudian dikeluarkan lagi, atau bisa dimasukkan obat antibiotika untuk pengobatan setempat.
JAGA KEPATENAN SISTEM DRAINAGE WSD :
q  MEMPERHATIKAN UNDULASI PADA SELANG : (+ / - )
q  MEMPERHATIKAN PUS YANG KELUAR DARI SELANG, CATAT JUMLAH, WARNA DAN WAKTU SETIAP HARI
q  MENJAGA AGAR SELANG TIDAK TERLIPAT/TERLEPAS SAMBUNGAN
q  BOTOL WSD HARUS SELALU LEBIH RENDAH DARI TUBUH
q  BUANG PUS, CUCI BOTOL SETIAP HARI DENGAN TETAP MEMPERHATIKAN SISTEM SEAL SAAT MELEPAS SAMBUNGAN SELANG
q  MEMPERTAHANKAN UJUNG SELANG DALAM BOTOL WSD AGAR              SELALU BERADA 2 CM DIBAWAH BATAS CAIRAN
q  BILA PERLU BERIKAN TEKANAN NEGATIF ( 0-25 mmHG) DENGAN PEMASANGAN ALAT SUCTION CONTINOUS
q   AWASI AGAR SELANG “JANGAN SAMPAI BUNTU”, BILA TERJADI BUNTU LAKUKAN SPOLING DENGAN NaCL
q  BILA PERLU KOLABORASI MEDIS UNTUK DILAKUKAN “REPOSISI” SELANG WSD BILA TIDAK BERFUNGSI DENGAN BAIK
                               


Tidak ada komentar:

Posting Komentar