Sabtu, 21 Mei 2011

SAP PERAWATAN KAI DIABETIK

SATUAN ACARA PENYULUHAN
PERAWATAN KAKI DIABETIK



 












OLEH

RUSDIANA S.Kep  NPM. 08158 B S1
MURNIATI S.Kep  NPM. 08059 B S1
MARIAH S.Kep  NPM. 10002P B S1
MURJANI, S.Kep  NPM. 08058 B S1
SUGENG S.Kep  NPM. 08076 B S1




Pembimibing Klinik
Nurliani, S.Kep Ns




SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH BANJARMASIN
PROGRAM PROFESI NERS
2010


SATUAN ACARA PENYULUHAN
PERAWATAN KAKI DIABETIK


Topik                                      Perawatan Kaki Diabetik

Pokok Bahasan                      Definisi gangren, tujuan perawatan luka, apa yang  dilakukan bila kaki terluka, hal yang harus dihindari, cara perawatan kaki diabetic

Waktu                                     30 menit

Tempat                                   Ruang Flamboyan RSUD Ulin Banjarmasin
Tujuan Umum                         Setelah diberikan penyuluhan, peserta dapat mengerti tentang definisi gangren, tujuan perawatan luka, apa yang dilakukakn bila kaki terluka, hal yang harus dihindari, cara perawatan kaki diabetik
Tujuan Khusus                       Setelah diberikan penyuluhan, diharapkan peserta dapat :
1.        Menyebutkan definisi gangren kaki dengan baik dan benar
2.        Menyebutkan tujuan perawatan luka dengan baik dan benar
3.        Menyebutkan apa yang dilakukakn bila kaki terluka dengan baik dan benar
4.        Menyebutkan hal yang harus dihindari dengan baik dan benar
5.        Menyebutkan cara perawatan kaki diabetik dengan baik dan benar

Sasaran                                   Klien dan keluarga yang dirawat di Ruang Flamboyan RSUD Ulin  Banjarmasin

Media                                     Lefleat, LCD, alat peraga

Kegiatan Penyuluhan

Waktu
Kegiatan Penyuluhan
Kegiatan Peserta
5 menit
Pembukaan
Mengucapkan salam
Memperkenalkan diri, menjelaskan tujuan penyuluhan, mengkaji pengetahuan peserta penyuluhan tentang perawatan kaki diabetic



Menjawab salam, memperhatikan, mendengarkan, menjawab pertanyaan.
20 menit

Penyajian

Menjelaskan tentang definisi gangren, tujuan perawatan luka, apa yang dilakukakn bila kaki terluka, hal yang harus dihindari, cara perawatan kaki diabetic




Mendengarkan dan memperhatikan serta memberikan pertanyaan.
5 menit
Penutup
Membuat kesimpulan, memberikan pertanyaan dan memberikan pujian atas jawaban yang telah diungkapkan.
Mengucapkan salam



Mendengarkan, menjawab pertanyaan dan memberi komentar serta menjawab salam

Evaluasi                                  Peserta penyuluhan mampu menyebutkan kembali tentang :
1.        Definisi gangren
2.        Tujuan perawatan luka
3.        Apa yang dilakukan bila kaki terluka
4.        Hal yang harus dihindari
5.        Cara perawatan kaki diabetik







 

PERAWATAN KAKI DIABETIK

 

Perawatan penderita DM selain memperhatikan gizi yang seimbang sesuai kebutuhan zat gizi, olah raga teratur, jadwal pengaturan makan juga harus diperhatikan adalah kebersihan diri terutama perawatan pada bagian perifer dari tubuh yaitu tangan dan kaki. Oleh karena itu sangat penting bagi penderita untuk menjaga dari kemungkinan luka terkena pisau, gunting, paku atau lainnya.
Apa itu Gangren? 
Gangren adalah luka yang sudah membusuk dan bisa melebar, ditandai dengan jaringan yang mati berwarna kehitaman dan membau karena disertai pembusukan oleh bakteri.

Tujuan perawatan kaki diabetik
Untuk mencegah luka kaki diabetik (ulkus kaki diabetik) yang dapat berakibat amputasi.

Mengapa pengidap DM beresiko terhadap  ulkus Diabetik?
  1. Sirkulasi darah kaki kurang baik.
  2. Indera rasa kedua kaki berkurang sehingga kaki mudah terluka.
  3. Daya tahan tubuh terhadap infeksi menurun.





Bagaimana cara perawatan kaki yang baik ?
  1. Saat mandi bersihkan dengan sabun, bila perlu gunakan batu apung/sikat halus.
  2. Keringkan dengan handuk terutama sela-sela jari.
  3. Periksa kaki kemungkinan adanya perubahan warna (pucat, kemerahan), bentuk (pecah-pecah, lepuh, kalus, luka), suhu (dingin, lebih panas)
  4. Bila kaki kering, olesi dengan lotion.
  5. Potong kuku/kikir tiap 2 hari, jangan terlalu pendek. Bila kuku terlalu keras, kaki direndam dahulu dalam air hangat (37,5 C) selama 5 menit.
  6. Gunakan kaos kaki yang terbuat dari katun/wol.
  7. Pakailah alas kaki, periksa alas kaki sebelum dipakai, mungkin ada sesuatu didalamnya. Lepas alas kaki setiap 4-6 jam dan gerakkan pergelangan kaki dan jari-jari kaki agar darah lancar.
  8. Lakukan senam kaki, khususnya senam kaki diabetikum
  9. Jangan biarkan luka sekecil apapun, karena penyembuhan sangat lama

Bagaimana cara memilih sepatu ?
  1. Ukuran : jangan terlalu sempit/longgar,  ½ inchi lebih panjang dari jari kaki.
  2. Bentuk : ujung sepatu jangan runcing, tinggi tumit < 2 inchi.
  3. Bahan sepatu terbuat dari bahan yang lembut.
  4. Insole terbuat dari bahan yang tidak licin.

Apa yang dilakukan bila kaki terluka ?
  1. Bila luka kecil : bersihkan dengan anti septik, tutup luka dengan kasa steril dan bila dalam waktu 2 hari tidak sembuh segera periksa ke dokter.
  2. Bila luka cukup besar/kaki mengalami kelainan segera pergi kedokter

Apa saja yang perlu dihindari sehubungan dengan perawatan kaki ?
  1. Hindari terlalu sering merendam kaki.
  2. Hindari penggunaan botol panas/penghangat kaki dari listrik.
  3. Hindari penggunaan pisau/silet untuk memotong kuku/ menghilangkan kalus
  4. Hindari kaos kaki/sepatu yang terlalu sempit.
  5. Hindari rokok.

                                    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar